Lifestyle41 views

Bukan Cuma Soal Foodies! Kenapa Gen Z Sekarang "Hype" Banget Sama Halal Lifestyle & Keuangan Syariah?

Brite Owner
Bukan Cuma Soal Foodies! Kenapa Gen Z Sekarang "Hype" Banget Sama Halal Lifestyle & Keuangan Syariah?
iklan horizontal 5

Britenews _ Halo Sobat britenews! Pernah nggak sih kalian lagi asik scrolling terus nemu postingan teman yang lagi pamer aesthetic coffee shop tapi caption-nya bahas soal "keberkahan"? Atau mungkin kalian sendiri yang sekarang lebih teliti baca label ingredients di balik kemasan skincare sebelum checkout?

Kalau iya, kalian nggak sendirian. Di awal 2026 ini, ada tren besar yang lagi melanda Gen Z: Halal Lifestyle. Tapi tunggu dulu, ini bukan sekadar soal label di makanan doang, lho. Ini adalah soal vibe hidup yang lebih tenang, transparan, dan tentunya... bebas dari rasa "was-was".

1. Halal Itu "The New Cool"

Bagi Gen Z, halal lifestyle sudah bergeser menjadi bentuk self-care. Kita jadi lebih picky soal apa yang masuk ke tubuh dan apa yang kita pakai di kulit. Bukan cuma soal larangan, tapi soal kualitas dan keamanan produk tersebut.

"Dulu kalau beli skincare cuma lihat review viral, sekarang gue pasti cek logo halal atau komposisinya. Bukan apa-apa, rasanya lebih aman aja di kulit dan di hati. Kind of a spiritual peace of mind gitu," ujar Rara (22), seorang beauty enthusiast asal Jakarta.

2. Keuangan Syariah: Bye-bye Riba, Hello Transparansi!

Gen Z itu generasi yang paling melek finansial tapi juga paling nggak suka "dijebak" bunga tinggi atau aturan yang nggak jelas. Di sinilah Keuangan Syariah masuk sebagai solusi yang dirasa lebih adil.

Kenapa banyak Gen Z mulai beralih?

  • Akad yang Jelas: Kita lebih suka sistem bagi hasil atau jual beli yang harganya sudah disepakati di depan. Jadi, nggak ada tuh drama cicilan yang tiba-tiba naik gara-gara suku bunga dunia lagi galau.
  • Investasi yang "Clean": Kita pengen uang kita muter di bisnis yang etik—nggak ada judi, alkohol, atau eksploitasi lingkungan.

Dimas (24), seorang freelancer, berbagi ceritanya: "Gue baru aja pindah ke bank syariah buat tabungan darurat. Gue suka konsepnya yang nggak ada bunga berbunga yang bikin pusing. Jadi pas gajian, gue merasa 'cuan' gue lebih bersih dan nggak bikin cemas secara mental."

3. Kenapa Sekarang? It’s About Mindful Living

Mungkin karena kita hidup di era yang penuh ketidakpastian (hello, mental health issues!). Mencari sesuatu yang punya landasan nilai moral bikin kita merasa lebih punya kontrol atas hidup.

"Buat gue, halal lifestyle itu bagian dari mindful living. Kita pengen apa yang kita konsumsi dan gimana cara kita nyari cuan itu sejalan dengan nilai kebaikan. It's not about being perfect, it's about being conscious," tambah Zaky (21), seorang mahasiswa tingkat akhir.

4. Digital-First: Syariah dalam Genggaman

Satu hal yang bikin tren ini makin kencang adalah kemudahan akses secara digital. Kalau dulu bank syariah sering dicap "kuno", sekarang aplikasinya justru lebih user-friendly dengan fitur yang sangat relevan buat anak muda.

"Gue pake aplikasi bank syariah karena fitur sedekahnya gampang banget. Habis transaksi, bisa langsung pilih mau donasi ke mana. Itu fitur kecil tapi impactful banget buat kita yang pengen tetep balance antara urusan dunia sama akhirat," kata Lulu (23), seorang konten kreator.

Kesimpulan: It’s a Movement, Not Just a Trend

Gaya hidup halal dan keuangan syariah bagi Gen Z bukan lagi soal label formalitas, melainkan sebuah gerakan kesadaran. Ini adalah cara kita memproteksi diri dari ketidakpastian ekonomi global dan mencari ketenangan di tengah dunia yang makin semrawut.

Kita nggak cuma pengen terlihat sukses di luar, tapi juga pengen merasa tenang di dalam. Dengan memilih produk halal dan sistem keuangan yang adil, kita merasa punya kontribusi kecil untuk ekosistem yang lebih etis dan berkelanjutan.

iklan horizontal 5

Related Articles