Capek Scrolling Terus? Kenalan Sama Tren ‘Ambient Chaos’ yang Bikin Gen Z Lebih Waras!
Britenews - Halo Sobat britenews! Pernah nggak sih kalian ngerasa jempol otomatis scrolling TikTok atau Instagram padahal mata udah perih dan otak udah penuh? Fenomena ini namanya doomscrolling—kebiasaan mengonsumsi berita buruk atau konten tanpa henti yang ujung-ujungnya cuma bikin cemas.
Tapi, masuk tahun 2026 ini, ada tren baru yang lagi hits di kalangan Gen Z buat ngelawan itu semua. Namanya Ambient Chaos. Terdengar serem? Tenang, justru ini adalah "obat" buat kesehatan mental kita. Yuk, kita bahas!
Apa Itu Ambient Chaos?
Beda sama konten medsos yang biasanya serba rapi, estetik, dan penuh "suara" yang berisik, Ambient Chaos adalah tren konten yang fokus pada suara-suara latar yang menenangkan tapi tetap terasa nyata (natural).
Misalnya: video orang lagi nyuci piring di dapur yang berantakan, suara rintik hujan di kaca jendela, atau sekadar video durasi panjang orang lagi baca buku tanpa musik latar yang jedag-jedug.
Intinya, Ambient Chaos mengajak kita buat menikmati "kekacauan" kecil yang ada di sekitar kita secara sadar, tanpa perlu editan yang berlebihan.
Kenapa Gen Z Mulai Meninggalkan Doomscrolling?
Ternyata, banyak dari kita yang udah di titik "lelah digital". Terus-terusan ngeliat pencapaian orang lain atau berita negatif bikin level stres naik. Inilah alasan kenapa tren ini makin ramai:
- Mencari Ketentraman (Analog Vibes): Banyak Gen Z yang mulai balik ke hobi lama kayak nulis jurnal, main kamera analog, atau dengerin piringan hitam. Tujuannya satu: pengen ngerasain dunia nyata yang nggak serba instan.
- Kebutuhan untuk "Unplug": Menonton konten Ambient Chaos ngebantu otak kita buat slow down. Kita belajar kalau hidup itu nggak harus selalu produktif atau selalu tampil sempurna.
- Realitas Lebih Asik dari Filter: Kita mulai sadar kalau hidup yang "berantakan" itu manusiawi. Nggak perlu minder kalau kamar nggak estetik atau hidup nggak kayak selebgram.
Gimana Cara Mulai Gaya Hidup Ini?
Nggak perlu langsung hapus semua medsos kok. Sobat britenews bisa mulai dengan langkah kecil:
- Batasi Screen Time: Pasang timer buat aplikasi yang paling sering bikin kamu doomscrolling.
- Cari Konten Lo-Fi: Coba dengerin musik atau tonton video ambience yang durasinya lama buat nemenin belajar atau kerja.
- Nikmati Kekacauanmu: Alih-alih sibuk nyari sudut foto yang sempurna, coba nikmati momen apa adanya. It’s okay not to be aesthetic all the time!
Kesimpulan: Balik ke Diri Sendiri
Tren Ambient Chaos ini sebenernya pesan buat kita semua: dunia digital itu cuma tambahan, tapi dunia nyata—dengan segala kekacauannya—adalah tempat kita bener-bener hidup. Dengan nolak doomscrolling, kita sebenernya lagi ngasih hadiah terbaik buat mental kita sendiri.
Related Articles
Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur ala Jepang
January 23, 2026
Long Weekend Nggak Harus Mahal. Berikut Cara Nikmatin Libur Tapi Budget Pas-pasan
January 15, 2026
Bukan Cuma Gaya, Tapi Ramah Lingkungan! Gen Z Jago Padu-Padan 'Strive Style' dengan Brand Lokal & Thrifting
January 12, 2026
Bukan Cuma Soal Foodies! Kenapa Gen Z Sekarang "Hype" Banget Sama Halal Lifestyle & Keuangan Syariah?
January 6, 2026
