Economic12 views

Premi Asuransi Motor Sinar Mas Naik 8,75% Akibat Penjualan Kredit

superadmin
Premi Asuransi Motor Sinar Mas Naik 8,75% Akibat Penjualan Kredit
Bootcamp

PT Asuransi Sinar Mas(ASM) mencatat kenaikan pendapatan premi asuransi kendaraan bermotor sebesar 8,57%year on year (YoY) pada Oktober 2025.

Kepala Asuransi Sinar Mas, Dumasi M. M. Samosir menyebutkan bahwa pendapatan premi kotorasuransimotor perusahaan mencapai Rp292 miliar.

"Naik 8,57% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp269 miliar," katanya kepadaBisnis, Sabtu (29/11/2025).

Dumasi menjelaskan bahwa portofolio asuransi sepeda motor di perusahaan saat ini didominasi oleh sumber bisnis multifinance. Hal ini sesuai dengan tren masyarakat yang cenderung membeli motor melalui skema pembiayaan kredit.

Diketahui bahwa Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, mengungkapkan bahwa proporsi pembelian sepeda motor melalui sistem kredit mencapai sekitar 60% dari total penjualan hingga Oktober 2025.

Data tersebut, menurut Dumasi, memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan premi melalui saluran multifinance. Oleh karena itu, perusahaan terus bermitra dengan perusahaan pembiayaan dan dealer agar premi di segmen ini terus berkembang.

"Perusahaan percaya bahwa tren pertumbuhan ini akan terus berlangsung hingga akhir tahun, sesuai dengan kondisi industri yang menunjukkan peningkatan," katanya.

Di sisi lain, Dumasi menyatakan bahwa setiap tahun tren klaim rasio asuransi kendaraan bermotor di perusahaannya terus meningkat, namun masih berada dalam kondisi yang cukup terkendali. Sementara itu, klaim terbanyak didominasi oleh jenis sepeda motor skuter.

Selanjutnya, berdasarkan data perusahaan, jenis perlindungan yang paling diminati dan sering dibeli oleh peserta asuransi adalah perlindunganTotal Loss Only(TLO). Dumasi mengatakan tren ini selaras dengan tingginya risiko kehilangan kendaraan bermotor di Indonesia.

Meskipun demikian, perusahaan menawarkan berbagai tambahan perlindungan seperti jaminan terhadap banjir, bencana alam, hingga kerusuhan dan huru-hara guna melengkapi perlindungan sepeda motor.

"Namun secara umum, sebagian besar pelanggan tetap memilih asuransi dasar TLO sebagai pilihan perlindungan utama," tegasnya.

Asuransi Sinar Mas berharap premi asuransi kendaraan bermotor meningkat sekitar 15% pada tahun 2026. Agar bisa mencapai target tersebut, Dumasi menegaskan bahwa perusahaan terus berkolaborasi dengan mitra multifinance dan mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Diketahui, penjualan sepeda motor dalam negeri pada Oktober 2025 mengalami kenaikan sebesar 4,09% secaramonth to month(MtM), mencapai 590.362 unit. Angka ini menjadi penjualan sepeda motor terbanyak dalam satu bulan pada tahun 2025.

Ketua Departemen Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala mengungkapkan bahwa dari data tersebut, proporsi pembelian melalui sistem kredit mencapai sekitar 60% dari total penjualan.

"Dari data tersebut, kredit mencapai sekitar 60%. Sementara itu, penjualan kredit dari bulan Januari hingga Oktober 2025 sekitar 63%," katanya saat dihubungi.Bisnis pada Senin (24/11/2025).

Sebagai informasi, secara keseluruhan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)OJK) mencatat pendapatan premi dari lini usaha kendaraan bermotor mengalami penurunan hingga September 2025.

"Sebagai informasi, hingga bulan September 2025, pendapatan premi dari lini usaha kendaraan bermotor mencapai Rp15,45 triliun atau mengalami penurunan sebesar 4,71% dibanding tahun sebelumnya," ujar Kepala Eksekutif PPDP OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban RDK Oktober 2025, seperti dikutip pada hari Minggu (30/11/2025).

Sementara itu, kata Ogi, besarnya klaim asuransi kendaraan bermotor selama periode tersebut naik 1,32% YoY menjadi Rp6,09 triliun.

iklan horizontal 2

Related Articles